Info Sekolah
Rabu, 24 Jul 2024
  • Selamat Datang di Website Terintegrasi SMA Negeri 1 Singosari - Informasi PPDB SMA Negeri 1 Singosari bisa diakses di https://ppdb.sman1singosari.sch.id atau melalui Website ini pada Menu PPDB 2023

Nilai Vs Karakter

Diterbitkan :

Oleh: Elfy Rachmanita, M.Pd (Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Singosari)

Pengajaran adalah sebagian dari pendidikan. Pengajaran adalah proses memberikan dan mentansfer ilmu pengetahuan kepada siswa, sedangkan pendidikan adalah menuntun seseorang untuk dapat menjalani hidupnya dengan baik. Siswa diharapkan tidak hanya pintar dalam pengetahuan, tetapi dia harus memiliki karakter dan budi pekerti yang baik. Sebagai seorang pendidik, kita harus bisa memanusiakan manusia. Seseorang yang kita didik harus dapat menguasai dirinya sendiri dari pengaruh buruk yang didapatkan di lingkungan mereka masing-masing.

Pemikiran Ki Hajar Dewantara sangat relevan dengan pendidikan Indonesia saat ini yang terkadang hanya mementingkan nilai dan hasil pengetahuan yang dimiliki oleh siswa. Jarang sekolah yang menitikberatkan pada karakter dan budi pekerti siswanya. Meskipun hal ini tertuang pada visi dan misi sekolah masing-masing. Pemikiran Ki Hajar Dewantara juga relevan dengan visi sekolah saya yakni “Terwujudnya insan yang religius, berbudi pekerti luhur, berprestasi, dan mampu bersaing di era global”. 

Menurut saya, saya sudah melaksanakan pemikiran Ki Hajar Dewantara dan memiliki kemerdekaan pemikiran beliau dan memiliki kemerdekaan dalam menjalankan aktivitas sebagai guru dari aspek proses karena pada kegiatan KBM saya memberikan kebebasan siswa untuk mengekspresikan pemikiran mereka. Saya juga memberikan motivasi dan sering menceritakan pengalaman-pengalaman yang dapat memberikan motivasi untuk menjalani kehidupan mereka ke depannya. 

Sebagai seorang pendidik saya ingin menjadi pendidik yang dapat memahami keinginan dan kesukaan siswa saya sehingga dapat memberikan sarana untuk belajar sesuai dengan minat mereka agar siswa semangat dan bahagia dalam belajar. Saya ingin siswa saya merasa tidak tertekan dalam belajar. Saya ingin mereka merasa nyaman dan bahagia setelah belajar bersama saya. 

Oleh karena itu, sebagai pendidik kita harus terus belajar tentang cara memberikan motivasi kepada siswa agar mereka nyaman dan bersemangat dalam proses belajar. Selain itu, kita juga harus terus mempelajari praktik-praktik baik dalam mengajar untuk meningkatkan kemampuan dalam hal mengajar dan mendidik. Bukan hanya untuk nilai siswa, tetapi juga untuk peningkatan karakter dan budi pekerti siswa. 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar